H. Irfan Hakim
Ayah dari 3 Anak & Wiraswasta
15 Mei 2025
2 menit baca
Sudah lama saya bermimpi membawa seluruh keluarga ke Tanah Suci. Tahun ini, Alhamdulillah, mimpi itu terwujud. Saya, istri, dan ketiga anak kami — Amira (12 tahun), Hasan (9 tahun), dan Zainab (6 tahun) — berangkat umrah bersama Azam.
Jujur, membawa tiga anak ke tempat seramai Masjidil Haram bukan hal sederhana. Awalnya saya cukup khawatir. Namun tim Azam meyakinkan kami bahwa mereka berpengalaman menangani jamaah keluarga.
Dan memang benar — perjalanan ini berjalan jauh melebihi ekspektasi kami.
Hotel yang Ramah Anak
Azam memilihkan hotel yang tidak hanya dekat dengan Masjidil Haram, tapi juga memiliki fasilitas yang ramah keluarga. Kamar yang cukup luas, sarapan yang bervariasi, dan staf hotel yang ramah.
Jadwal yang Fleksibel
Tim Azam memahami bahwa jadwal keluarga dengan anak kecil tidak bisa disamakan dengan jamaah dewasa. Mereka memberikan fleksibilitas untuk tawaf dan sai di waktu yang tidak terlalu ramai.
"Melihat anak-anak saya berdoa di depan Ka'bah dengan polosnya adalah momen paling berharga dalam hidup saya sebagai orang tua."
Momen paling mengharukan terjadi ketika Amira, putri sulung kami, bertanya, "Ayah, apakah Allah benar-benar mendengar doa kita di sini?" Saya menjawab, "Allah mendengar doa kita di mana pun, Nak. Tapi di sini, kita lebih mudah untuk khusyuk dan fokus."
Si kecil Zainab mungkin belum sepenuhnya memahami makna umrah, tapi momen-momen di Tanah Suci pasti akan tertanam di memorinya. Kami berharap pengalaman ini akan membentuk fondasi keimanan mereka kelak.
Saya sangat merekomendasikan Azam untuk umrah keluarga. Pelayanan mereka bukan hanya profesional, tapi juga penuh kasih — persis seperti yang dibutuhkan keluarga dengan anak-anak kecil di perjalanan spiritual ini.