Dr. Fatimah Azzahra
Dokter Spesialis Geriatri
12 September 2025
2 menit baca
Ketika ibu saya menyatakan keinginannya untuk menunaikan umrah di usia 72 tahun, perasaan saya bercampur aduk — antara bahagia dan khawatir. Bahagia karena ibadah ini memang sudah lama menjadi impian beliau. Khawatir karena kondisi fisik beliau yang sudah tidak sekuat dulu.
Setelah berkonsultasi dengan tim Azam, kekhawatiran saya berangsur hilang. Mereka menyediakan paket khusus yang memperhatikan kebutuhan jamaah lansia:
1. Hotel dengan Akses Mudah
Hotel kami di Makkah hanya berjarak 200 meter dari Masjidil Haram, dengan akses langsung tanpa harus melewati tangga. Ini sangat membantu ibu yang menggunakan tongkat.
2. Kursi Roda dan Pendamping Khusus
Tim Azam menyediakan kursi roda dan mutawwif yang sabar mendampingi ibu selama tawaf dan sai. Mereka juga menyiapkan jalur khusus yang lebih landai.
3. Jadwal Ibadah yang Fleksibel
Tidak ada tekanan untuk mengikuti jadwal ketat. Ibu bisa beristirahat kapan pun dibutuhkan, dan pendamping selalu siap sedia.
"Alhamdulillah, ini adalah perjalanan terbaik dalam hidup ibu. Semua terasa mudah dan nyaman."
Momen paling mengharukan adalah ketika saya melihat ibu duduk di pelataran Masjidil Haram, memandangi Ka'bah dengan mata yang berkaca-kaca sambil berdoa. Di usianya yang tidak muda lagi, beliau akhirnya bisa menginjakkan kaki di Tanah Suci.
Untuk teman-teman yang ingin membawa orang tua ke Tanah Suci, jangan ragu. Dengan travel yang tepat dan persiapan yang matang, insya Allah semuanya akan berjalan lancar. Pengalaman ini tidak ternilai harganya.